Channel Jambi

Senin, 20 Mei 2013



Penting utk temen2 ketahui
TRIK DITILANG POLISI !
Harap Di Share ke teman-teman yang lain karena sangat bermanfaat!!

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan menarik ketika

sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Dialog antara polisi dan sopir taksi seperti ini.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar sambil lalu menulis

dengan sigap di buku tilang)
Sop : Pak jangan ditilang deh…plat aslinya udah gak tau kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…banyak mobil curian sekarang (dengan nada keras!!)
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat

tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU… Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu

Gak bisa… Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg

bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy … (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan “shoot pertama” (tiba-tiba dihalau oleh seorang

anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau

si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata “nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu

kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu”.
S : (Yes!!) Ok pak …gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, “Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya ..

mau transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … “Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran

berharga ke polisi itu.” “Untung saya paham macam2 surat tilang.”

Tambahnya, “Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau

ngasih DUIT DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!”

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan

setempat.. Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar

berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat,

disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer

rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan

SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya

tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA

Rabu, 15 Mei 2013

Penipuan dengan Hipnotis mengincar pengemar fotografi dan videografi



foto pelaku


Jumat (29/3) yang lalu, kawan saya yang mempunyai usaha penyewaan peralatan fotografi di Bandung baru saja kehilangan beberapa peralatannya. Peralatan yang disewakan pada kamis, sehari sebelumnya, hilang dibawa kabur oleh salah seorang pelanggan yang mengaku bernama Rahmat Hidayat. Ketika kawan saya menyambangi alamat yang bersangkutan rupanya itu alamat palsu. KTP dan KK yang menjadi jaminan penyewaan ternyata palsu.

Berikut peralatan yang raib dibawa sang penipu:
1). DSLR Canon 7D dengan nomor body 211781019521
2). Lensa Canon 70-200 dengan nomor body 2100519884

Bagi yang punya informasi soal orang ini atau soal kamera yang sudah saya sebutkan diatas tolong kabari kawan saya, Billy, di nomor 085624707252. Mohon bantuannya untuk disebarkan ke forum-forum fotografi, terutama forum-forum jual beli. Terima kasih sebelumnya.


ini adalah korbanyanya juga termasuk saya dengan motif yang sama
Telah dicuri kamera Panasonic AG AF102EN, serial number: C1TDA0094 milik One Media Production pada hari senin malam tanggal 8 April di rest area Bekasi KM19. No HP pencuri : 08569009942, 085711211915, 087741533666, 081912437043. Ciri-ciri pelaku: Badan kecil, kurus, kulit coklat, rambut sebatas alis, menggunakan kacamata (gak tahu apakah memang pake kacamata atau hanya nipu), wajah mirip komedian aa jimmy (duplikat aa gym), ngaku ex Karyawan TransTV 2008, nama yg dipakai Deni Hidayat (sesuai KTP dan SIM yg dilihatkan ke pengawal-kayaknya palsu juga nih), lokasi kejadian di rest area tol bekasi km19. Siapa saja yang menemukan kamera tersebut dg no seri tertera diatas atau melihat orang dengan ciri-ciri yang disebutkan, silahkan hubungi Didien di 081573449900. Modus yang dilakukan: Pencuri ngaku kalo kameranya sedang rusak, jadi cari kamera pengganti, lokasi ketemuan dengan pengawal berubah-rubah dari blok M, Halim dan terakhir di rest area bekasi km19, setelah ketemu pengawal, pencuri ngajak minum/makan dengan alasan lapar sambil nepuk-nepuk punggung pengawal (sok akrab untuk masukin gendam/hipnotisnya), pencuri ambil tempat duduk sama dengan pengawal spy tidak hadap-hadapan, setelah pesan minum/makan, pencuri pamit ke WC dengan memberi kunci mobil (kunci palsu) dan uang 50ribu utk bayar makanan, setelah itu kabur lewat pintu lain yg tidak diketahui oleh pengawal...kabur dengan kamera pakai AVANZA SILVER (No POL B XX35 XX, sumber dari orang yang pernah mengalami pencurian, 2 nomor terakhir yg teringat). Kata securiti, kejadian pencurian kamera di rest area tersebut sudah 4x dan nambah jadi 5x dengan kamera OMP. Pelaku bermain sangat halus dengan settingan yg sudah dirancang rapi serta suka menanyakan hal-hal yg tidak berhubungan dengan shoting, seperti menanyakan keluarga agar kita tidak fokus. Jadi bagi teman-teman yg bergerak dalam hal rental kamera video/dslr, mohon hati-hati, jangan pernah nyewa dengan orang tidak dikenal, karena diluar sana ada orang jahat yang memang punya profesi sebagai penipu dan pencuri dengan cara hipnotis, dan juga mohon bantuannya bila menemukan kamera panasonic AG AF102EN di lokasi shoting atau tempat service atau dimanapun dengan nomor seri C1TDA0094 (silahkan di google kalo belum tahu bentuk kamera AG AF102EN, masih jarang yang pake atau ngerental kamera jenis ini), terimakasih


Tolong para pencinta fotografi kita berantas penipuan di komunitas kita,banyak yang mengincar pengemar fotografi karna barangnya mahal dan cepat untuk dijualnya
foto pelaku


Jumat (29/3) yang lalu, kawan saya yang mempunyai usaha penyewaan peralatan fotografi di Bandung baru saja kehilangan beberapa peralatannya. Peralatan yang disewakan pada kamis, sehari sebelumnya, hilang dibawa kabur oleh salah seorang pelanggan yang mengaku bernama Rahmat Hidayat. Ketika kawan saya menyambangi alamat yang bersangkutan rupanya itu alamat palsu. KTP dan KK yang menjadi jaminan penyewaan ternyata palsu.

Berikut peralatan yang raib dibawa sang penipu:
1). DSLR Canon 7D dengan nomor body 211781019521
2). Lensa Canon 70-200 dengan nomor body 2100519884

Bagi yang punya informasi soal orang ini atau soal kamera yang sudah saya sebutkan diatas tolong kabari kawan saya, Billy, di nomor 085624707252. Mohon bantuannya untuk disebarkan ke forum-forum fotografi, terutama forum-forum jual beli. Terima kasih sebelumnya.


ini adalah korbanyanya juga termasuk saya dengan motif yang sama
Telah dicuri kamera Panasonic AG AF102EN, serial number: C1TDA0094 milik One Media Production pada hari senin malam tanggal 8 April di rest area Bekasi KM19. No HP pencuri : 08569009942, 085711211915, 087741533666, 081912437043. Ciri-ciri pelaku: Badan kecil, kurus, kulit coklat, rambut sebatas alis, menggunakan kacamata (gak tahu apakah memang pake kacamata atau hanya nipu), wajah mirip komedian aa jimmy (duplikat aa gym), ngaku ex Karyawan TransTV 2008, nama yg dipakai Deni Hidayat (sesuai KTP dan SIM yg dilihatkan ke pengawal-kayaknya palsu juga nih), lokasi kejadian di rest area tol bekasi km19. Siapa saja yang menemukan kamera tersebut dg no seri tertera diatas atau melihat orang dengan ciri-ciri yang disebutkan, silahkan hubungi Didien di 081573449900. Modus yang dilakukan: Pencuri ngaku kalo kameranya sedang rusak, jadi cari kamera pengganti, lokasi ketemuan dengan pengawal berubah-rubah dari blok M, Halim dan terakhir di rest area bekasi km19, setelah ketemu pengawal, pencuri ngajak minum/makan dengan alasan lapar sambil nepuk-nepuk punggung pengawal (sok akrab untuk masukin gendam/hipnotisnya), pencuri ambil tempat duduk sama dengan pengawal spy tidak hadap-hadapan, setelah pesan minum/makan, pencuri pamit ke WC dengan memberi kunci mobil (kunci palsu) dan uang 50ribu utk bayar makanan, setelah itu kabur lewat pintu lain yg tidak diketahui oleh pengawal...kabur dengan kamera pakai AVANZA SILVER (No POL B XX35 XX, sumber dari orang yang pernah mengalami pencurian, 2 nomor terakhir yg teringat). Kata securiti, kejadian pencurian kamera di rest area tersebut sudah 4x dan nambah jadi 5x dengan kamera OMP. Pelaku bermain sangat halus dengan settingan yg sudah dirancang rapi serta suka menanyakan hal-hal yg tidak berhubungan dengan shoting, seperti menanyakan keluarga agar kita tidak fokus. Jadi bagi teman-teman yg bergerak dalam hal rental kamera video/dslr, mohon hati-hati, jangan pernah nyewa dengan orang tidak dikenal, karena diluar sana ada orang jahat yang memang punya profesi sebagai penipu dan pencuri dengan cara hipnotis, dan juga mohon bantuannya bila menemukan kamera panasonic AG AF102EN di lokasi shoting atau tempat service atau dimanapun dengan nomor seri C1TDA0094 (silahkan di google kalo belum tahu bentuk kamera AG AF102EN, masih jarang yang pake atau ngerental kamera jenis ini), terimakasih


Tolong para pencinta fotografi kita berantas penipuan di komunitas kita,banyak yang mengincar pengemar fotografi karna barangnya mahal dan cepat untuk dijualnya